Tradisi Robo-robo Pal 9: Lebih dari Sekadar Tolak Bala di Musim Kemarau
KUBU RAYA, TvNewsOne – Di tengah musim kemarau, warga Desa Pal 9 menggelar tradisi Robo-robo di Pasar Parit Gado, sebagai bentuk doa tolak bala desa serta pelestarian adat budaya setempat. Acara tahunan ini membawa nilai yang lebih dalam dari sekadar ritual memohon keselamatan desa, terutama di tengah kondisi kemarau yang melanda wilayah Kalimantan Barat ini.
Selain itu, Kepala Desa Pal 9 serta jajaran penyelenggara acara ini, mengungkapkan bahwa acara Robo-robo ini juga telah bertransformasi menjadi ajang keberagaman yang merangkul seluruh lapisan masyarakat, tanpa membedakan suku maupun agama.
“Acara Robo-robo ini memang sudah kita lakukan sejak zaman dulu. Jadi ini setiap tahun kita lakukan. Ini merupakan suatu pemersatu umat, bukan hanya untuk umat Islam. Semua umat bersatu di sini, baik itu agama lain ataupun suku lain, tetap kita bersatu di adat budaya robo-robo ini,” ungkap Anwar, Wakil Ketua Panitia Robo-robo.
Sejak dulu, Parit Gado sudah menjadi sentral atau pusat kegiatan ini, serta keterlibatan penuh masyarakat dan para perangkat desa.
Berkat dukungan dari berbagai elemen warga dan tokoh desa, tradisi Robo-robo di Desa Pal 9 menjadi bukti bahwa di tengah kondisi kemarau yang memperparah kualitas udara maupun tanah di Kalimantan Barat, tidak menyurutkan semangat persaudaraan antarwarga. Lewat tradisi luhur ini, doa, toleransi, dan harapan terus dilangitkan demi keselamatan bersama.(fidhil)
Add on Google
Ikuti






