Karhutla di Kabupaten Sambas, memicu lonjakan 14 ribu Kasus ISPA
Sambas, TVNewsOne.id -Dampak Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sambas memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 14.985 Kasus
Kandungan Asap yang tersebar Lewat udara membawa partikel- partikel yang bisa mengiritasi saluran pernapasan.


PLH Kadis Kesehatan Kabupaten Sambas, Ponidi, menyampaikan Kabut asap akibat Karhutla berdampak pada kesehatan Masyarakat, tentunya memicu lonjakan Kasus Infeksi saluran pernapasan Akut (ISPA ) sebanyak 14.985 ( empat belas ribu sembilan ratus delapan puluh lima ) kasus di Kabupaten Sambas.
Lonjakan terjadi dimulai dari Agustus hingga September 2026.
Berharap Semoga kabut asap segera berakhir, menghimbau kepada Masyarakat agar menghindari aktivitas diluar rumah, bagi kelompok rentan seperti anak- anak, Lansia, ibu Hamil.
Jika terjadi aktivitas diluar rumah, masyarakat harus menggunakan masker secara konsisten, masker harus tetap terpakai ketika berada diluar rumah, karena diluar rumah berhubungan langsung dengan udara yang tercemar kabut asap.
Kami menghimbau kepada masyarakat yang rentan agar menjaga cairan tubuh dengan banyak meminum air putih.
Jika ada Masyarakat yang terdampak mempunyai keluhan pernapasan (ISPA) maka segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas maupun Rumah Sakit.
Tentunya kami terus memantau situasi kesehatan, menyiapkan fasilitas kesehatan baik tingkat Puskesmas, rumah sakit jika terjadi lonjakan penyakit ISPA.
Untuk sementara rata-rata masyarakat yang mengalami ISPA melakukan rawat jalan, belum ada tanda-tanda dimasyarakat yang harus dilakukan perawatan di Rumah sakit.
( DA)
Add on Google
Ikuti






