TV News One
Beranda Berita Update Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Landak: Polisi Masih Buru Uang Rp100 Juta di Tangan Tersangka S

Update Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Landak: Polisi Masih Buru Uang Rp100 Juta di Tangan Tersangka S

 

Landak, TVNEWSONE.ID – Satreskrim Polres Landak terus melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan berencana dan perampokan terhadap seorang ibu berinisial A dan anaknya, D. Pasca penahanan kedua tersangka sejak dua minggu lalu, fokus utama kepolisian saat ini adalah melacak keberadaan sisa uang hasil perampokan senilai kurang lebih Rp100 juta yang masih dikuasai oleh tersangka utama berinisial S.

Terkait langkah kepolisian selanjutnya, Kasat Reskrim Polres Landak, AKP Kuwiyanto, menegaskan bahwa pihaknya tengah berupaya keras mengusut sisa barang bukti krusial tersebut.

“Tentu rencana tindak lanjut kami adalah melakukan pemeriksaan lebih dalam lagi, mengingat ada beberapa barang bukti yang belum kami dapatkan, salah satunya adalah sisa uang yang dikuasai oleh tersangka S yang masih belum kita temukan,” ungkapnya pada Sabtu (29/8).

Sejauh ini, dari hasil penggeledahan di rumah tersangka S, polisi baru berhasil mengamankan barang bukti berupa perhiasan sepasang anting yang telah dibenarkan milik korban A oleh suaminya.

Terdapat perbedaan kontras dalam pengelolaan uang hasil rampokan antara kedua pelaku. Tersangka B diketahui telah membelanjakan uang bagiannya untuk berfoya-foya, membeli beberapa pakaian, satu unit ponsel, serta sebuah sepeda motor, yang kini telah disita oleh aparat sebagai barang bukti. Sementara itu, tersangka S diduga kuat masih menyembunyikan bagian terbesarnya, yakni uang tunai sekitar Rp100 juta beserta perhiasan.

Total kerugian yang dialami keluarga korban dalam insiden ini mencapai Rp135 juta dalam bentuk uang tunai, ditambah perhiasan emas seberat lebih dari 30 gram. Menurut keterangan suami korban, uang tunai tersebut sebenarnya merupakan uang kumpulan untuk gereja, yang tampak bervolume tebal karena didominasi oleh pecahan uang ribuan.

Menyikapi besarnya nilai kerugian dan motif pelaku, pihak kepolisian mengimbau seluruh warga Kabupaten Landak untuk lebih waspada. Warga diminta untuk tidak membawa harta mencolok saat beraktivitas di luar rumah dan memastikan barang berharga disimpan di tempat yang benar-benar aman guna mencegah terjadinya kejahatan serupa. (Fidhil)

Add on Google

Ikuti
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan