Datangi PT.KAN dan PT.WAI Dewan Sanggau Temui Kendaraan Tidak Gunakan Plat Daerah
Tvnewsone,Sanggau–Wakil Gunernur Krisantus Kurniawan belum lama ini mengeluarkan kebijakan tegas untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), dengan menertibkan sektor pajak kendaraan angkutan.
Ia secara terang-terangan melarang kendaraan berplat nomor luar daerah mengangkut komoditas strategis, seperti sawit, bauksit, dan material lainnya di wilayah Kabar.
Kebijakan ini dipastikan Krisantus akan diberlakukan dengan pengawasan ketat, bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalbar.
Gayung bersambut kebijakan krisantus ini ditindak lanjuti DPRD Sanggau dengan mendatangi PT.KAN DAN PT.WAI yang diketahuit tengah membangun smalter di Kecatan Toba Kabupaten Sanggau.
Dalam kunjungan tersebut para wakil rakyat ini melihat langsung beberapa kendaraan yang tengah beroperasional mengangkut bauksit tidak menggunakan plat kendaraan Kalbar.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau, Dicky ketika ditemui media ini di kantornya mengatakan,menemukan kendaraan besar dan alat berat yang miliki PT. Kalimantan Alumina Nusantara (KAN) dan PT. Westerfield Alumina Indonesia (WAI) di Kecamatan Toba tidak memiliki plat daerah, bahkan ada yang masih berplat Jakarta.
“Apa kontribusi dua perusahaan besar itu untuk Kabupaten Sanggau jika pajak kendaraan aja masih dari luar”tegasnya.
Lebih lanjut Dicky mengatakan, Ada dua Pemodal Asing (PMA) yang masuk di Toba yaitu PT. WAI 100 persen dari orang asing, dan PT. KAN 20 persen milik orang Indonesia, sisanya 80 persen milik orang asing. Pertanyaan kami, apa kontribusi mereka untuk meningkatkan fiskal Kabupaten Sanggau,kata Dicky.
Harusnya, karena beroperasi lebih dari enam bulan, mereka harus mengalihkan platnya ke plat Sanggau Kita bisa dapat pajak dari situ setiap unit kendaraannya. Misal, pajak kendaraannya Rp15 juta, artinya 60 persen masuk ke daerah kita. Ini salahsatu cara mendapatkan PAD,” sambungnya.
Yang anehnya lagi kta Dicky,Dewan Sanggau juga pernah mempertanyakan persoalan ini dengan pihak perusahaan, tapi jawaban mereka menurut Dicky sangat aneh.
Bagaimana tidak aneh lanjut Dicky,Mereka bilang tidak tahu data vendor, dan lucu jadinya kalau mereka tidak tahu bahwa vendornya punya kendaraan tanpa plat. Dan kami minta data-data lengkap kendaraan tanpa plat itu untuk kita serahkan ke Dispenda, nanti petugas kita yang bantu,” tegasnya.
Untuk memastikan keseriusan PT. WAI dan PT. KAN dalam menindaklanjuti aspirasi DPRD Sanggau yang meminta kedua perusahaan tersebut segera melengkapi plat Sanggau dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil managemen PT. WAI dan PT. KAN ke DPRD. (HD)
Add on Google
Ikuti






