Diduga Aktor Utama Perampasan Emas Salah Satu Oknum Rekan Korban Dari Sintang
Sintang – Tvnewsone.id,- Bola panas terus bergulir terkait terjadinya insiden perampasan emas milik Saudara AL, Senin (20/7/2026) lalu di Kabupaten Sekadau. Kita ketahui bersama bahwa sampai saat ini pihak Aparat Kepolisian Resor Sekadau Polda Kalbar belum menetapkan siapa pelaku yang menjadi tersangka dari kejadian tersebut. Karena Pihak terkait masih melakukan penyelidikan serta penyidikan atas perampasan emas seberat 936 gram itu.
Hasil dari investigasi Tim di lapangan, Dalam kasus ini menduga kuat adanya keterlibatan teman korban yakni MH, di mana menurut keterangan yang diberikan oleh saudara MM yang ada pada saat kejadian, selama perjalanan dari Sintang menuju Sekadau banyak hal yang mencurigakan yang dilakukan saudara MH yaitu selalu meminta hotspot kepada MM dengan alasan tidak memiliki Kuota. Saat hotspot di matikan MH memarahi MM, bahkan saat singgah di salah satu swalayan di daerah manis raya Kabupaten Sintang, MH ngotot dan mendesak MM harus ikut keluar mobil dan tidak boleh jauh dari MH, dengan alasan ingin menelpon anaknya, ucapnya.
Kemudian MM menerangkan, pada saat mobil yang ditumpangi mereka melintas di daerah Desa Sungai Kunyit Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, Mereka di Pepet dan di berhentikan oleh dua buah mobil berwarna hitam yang mengaku Oknum wartawan dan anggota Intel TNI, Kemudian pada saat di lakukan pengeledahan di temukanlah beberapa keping yang di duga emas. Atas temuan tersebut saudara AL dan kedua rekannya di paksa oleh AN yang diketahui merupakan oknum Wartawan untuk mengikuti mereka menuju kantor Kejari sekadau, ungkapnya.
Setelah sampai di kantor Kejari Sekadau AN mengatakan bahwa korban AL sudah di buntuti mereka selama tiga hari sehingga mereka mengetahui akan melintas di wilayah Sekadau dengan membawa emas.
Pertanyaannya adalah siapa yang memberikan bocoran atau info kepada AM bahwa AL dan rekan-rekannya akan melintas di Sekadau membawa butiran emas…?, Kecurigaanpun mulai muncul, Kalau bukan MH tentu MM, sebab hanya mereka bertiga yang ada di mobil tersebut.
Masih menurut keterangan MM, Setelah kejadian itu, Ketika mereka sudah puang dan berada di Kabupaten Sintang, MH menghubungi dirinya via Aplikasi telpon selulernya dengan mengatakan bahwa ada ucapan belasungkawa dari Big Bos Pontianak ( calon pembeli emas ) atas musibah yang mereka alami, Sehingga Big Bos memberikan santunan sebesar Rp. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah), saya di beri Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) oleh MH, tapi sampai saat ini uang tersebut belum berani saya gunakan bang, saya takut ujarnya.
Setelah terjadi perampasan emas tersebut beredar kabar miring bahwa MH ada menghubungi beberapa orang di kota Sintang dengan menawarkan emas, hal tersebut tentu semakin menambah kecurigaan Tim bahwa saudara MH adalah Salah satu Aktor dari tragedi perampasan emas tersebut.
Anehnya lagi setelah kejadian tersebut di salah satu Group WhatsApps MH, mengatakan bahwa Nomor WhatsApps pribadinya yang ujung 11 tidak aktif lagi di karenakan Hand Phone nya masih di counter dengan alasan rusak, kalau hanya Hand Phone yang rusak tentu tidak perlu ganti nomor, atau ini hanya alasan untuk menghilangkan barang bukti…?.
Sementara itu, pihak Kejari Sekadau, melalui kasi Intel Bony Adi Wicaksono, S.H., M.H. membantah dengan keras bahwa perampasan emas tersebut terjadi di ruang lingkup kantor kejari Sekadau. “Kalau mereka di bawa oleh AN oknum Wartawan ke kantor, betul bang tapi kejadian perampasan yang di lakukan oleh AN tidak terjadi di dalam kantor kejaksaan tetapi di luar, tepatnya di mana kita tidak mengetahuinya. Kita mengetahui ada perampasan barang yang di duga emas milik AL pada hari Selasa, pungkas Bony.
Harapan kita kepada pihak Polres Sekadau bisa segera menangkap para pelaku Kriminal yang terjadi di Desa Sungai Kunyit Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau tersebut. (Red )
Add on Google
Ikuti





