Direktur PDAM Bengkayang Dan Pejabat BPK Kalbar Kena OTT, Dugaan Suap Laporan Keuangan Dari Temuan 1,5 Miliar Hingga Rumor Uang Pelicin 400 Juta
Pontianak ,TVNEWSONE.ID -Dugaan praktik suap dalam audit keuangan kembali mencoreng tata kelola pemerintahan di daerah. Kali ini, sorotan tertuju pada jajaran pimpinan PDAM Kabupaten Bengkayang dan tim pemeriksa BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat atas dugaan kompromi temuan belanja bernilai miliaran rupiah.”
“Kasus ini bermula dari hasil pemeriksaan audit keuangan pada PDAM Bengkayang. Direktur Utama PDAM,inisial HR mendapati adanya temuan indikasi kelebihan belanja yang nilainya cukup fantastis, yakni mencapai 1,5 miliar rupiah.”
[“Bukannya mengembalikan sisa kelebihan anggaran tersebut ke kas daerah, diduga timbul pergerakan di balik layar. Terjadi komunikasi dan negosiasi antara pihak PDAM Bengkayang dengan oknum di BPK Perwakilan Kalbar dengan tujuan untuk memangkas atau ‘ mengondisikan’ besaran angka temuan tersebut.”
“Dari hasil kompromi tersebut, oknum Kepala Seksi (Kasi) di BPK disinyalir menyatakan kesanggupan untuk mengurangi nilai temuan, dengan syarat adanya imbalan sebesar 500 juta rupiah.”
“Proses eksekusi kemudian bergulir. Melalui perantara oknum BPK atas nama inisial DN , dana pelicin tersebut diserahkan. Namun, berdasarkan informasi dan data awal yang dihimpun, jumlah uang tunai yang terealisasi dalam penyerahan tersebut diduga berjumlah 400 juta rupiah.”


“Dugaan transaksi di bawah meja ini menguatkan indikasi terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) atau penindakan hukum terkait suap pemeriksaan LHP ini dibenarkan Kabid Humas Polda Kalbar ,Kombes Pol. Bambang .S “dimana lokasi OTT terhadap kedua tersangka HR dan DN di salah satu kafe di Pontianak jalan Panjaitan ,pada 29 Sepmber 2026 selasa malam pukul 22.00 wib .|”
Lebih lanjut diungkapkan Kabid Humjas Polda kalbar ,KOmbes Pol.Bambang S.” barang bukti yang berhasil diamnkan oleh petuga Sub Dit III Tipikor Krimsus Polda kalbar dari kedua tersangka HR dan DN uang 400 JUTA RUPIAH ,satu unit mobil Avanza warna hitam dan dan satu unit mobil Toyota Rus warna putih ,lattop dan handphone milik tersangka (Team )..
Add on Google
Ikuti



