Rencana Pengadaan 14 Ekskavator di Sintang Antara Solusi Karhutla dan Skeptisisme Pengawasan Infrastruktur


Sintang – Tvnewsone. Id Pemerintah Kabupaten Sintang (Kalbar) mengusulkan anggaran untuk membeli 14 unit ekskavator, yang direncanakan disebar ke berbagai kecamatan. Tujuan utamanya: Mendukung Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
1Menunjang ketahanan pangan daerah
Alasan Pendukung & Manfaat Potensial.
Mengurangi ketergantungan pembukaan lahan dengan cara membakar menekan risiko Karhutla yang sering melanda Kalimantan Barat
Mempercepat pengolahan lahan pertanian mendukung produktivitas dan ketahanan pangan wilayah
Tantangan & Kritikan Utama
Prioritas Pembangunan yang Dipertanyakan, Banyak ruas jalan & jembatan rusak butuh perbaikan mendesak, kondisi ekonomi masyarakat masih sulit
Kekhawatiran Pengelolaan
Risiko alat berat mangkrak/tidak terpakai jika tidak ada anggaran operasional & pemeliharaan yang jelas
Kurangnya transparans potensi celah korupsi/penyalahgunaan wewenang dalam pengadaan & pengelolaan.
Menurut Wakil Ketua DPRD Yohanes Rumpak, meski niatnya baik, sistem manajemen, penanggung jawab, dan aturan penggunaan belum matang
Tuntutan & Harapan Masyarakat
Tetapkan tata kelola yang transparan dari tahap pengadaan hingga pemakaian harian
Buka akses pengawasan publik agar bisa memantau penggunaan alat
Jangan mengesampingkan prioritas perbaikan infrastruktur jalan utama yang sangat dibutuhkan warga
Isu ini bukan menolak keberadaan alat berat, melainkan mempertanyakan kesiapan manajemen, prioritas anggaran, dan akuntabilitas. Tanpa aturan yang jelas, pengawasan ketat, dan tidak mengabaikan infrastruktur dasar, proyek ini berpotensi menjadi beban anggaran daripada manfaat bagi masyarakat Sintang. ( Red)
Add on Google
Ikuti




