TV News One
Beranda Berita Sebaran 478 Titik Panas di Kalimantan Barat, Sanggau dan Sintang Catat Angka Tertinggi

Sebaran 478 Titik Panas di Kalimantan Barat, Sanggau dan Sintang Catat Angka Tertinggi

Pontianaj ,TVNEWSONE -Berdasarkan data  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDP) Provinsi Kalimantan Barat terkini saat ini   sebaran titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Barat. Terdapat 478 titik panas di seluruh wilayah Kalimantan Barat yang terdeteksi melalui satelit  Volar pada Selasa (28/7). Titik panas terbanyak berada di Kabupaten Sanggau dan Sintang, sementara titik panas dengan tingkat  akurasi tertinggi berada di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Sebaran titik panas di Kabupaten Sanggau mencatat rekor tertinggi sebanyak 170 titik panas, dengan tingkat kepercayaan menengah sebanyak 156 titik, dan tingkat tinggi pada 1 titik. Disusul oleh Kabupaten Sintang dengan 102 titik panas, yang didominasi pada tingkat akurasi  menengah sebanyak 101 titik.

Daerah berikutnya dengan sebaran titik panas terbanyak antara lain, Kabupaten Kapuas Hulu dengan 40 titik, Kabupaten Ketapang sebanyak 39 titik, serta Kabupaten Landak mencapai 36 titik.

Kabupaten Kubu Raya mencapai sebanyak 2 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi, dari total 21 titik yang ada. Sementara itu, mayoritas sebaran titik panas di daerah lainnya berada pada tingkat kepercayaan menengah, yaitu sebanyak 454 dari 478 titik panas di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Menanggapi tingginya angka titik panas di daerah-daerah tersebut, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana telah menjalankan langkah administratif dengan menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat. Status tersebut sudah belaku sejak 2 Februari hingga 15 November 2026.

Kabupaten Sanggau telah menetapkan Status Siaga Darurat sejak 26 Januari hingga Desember 2026. Kabupaten Sintang telah menetapkan status serupa yang berlaku dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Status Siaga Darurat ini menunjukkan bahwa meski pemerintah sudah bersiaga sejak awal tahun, tantangan cuaca dan kondisi lapangan saat ini menimbulkan lonjakan titik panas yang signifikan.

BMKG menyebutkan bahwa potensi kemudahan terjadi Karhutla di sebagian besar wilayah Kalbar berada pada level “Sangat Mudah” hingga 4 Agustus 2026, menuntut kewaspadaan penuh dari satgas dan masyarakat di daerah-daerah penyumbang titik panas tertinggi.(fidhil )

Add on Google

Ikuti
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan